Selain penerapan kurikulum IB, pemerintah juga mendorong strategi kedua, yaitu mengundang universitas-universitas terbaik dunia untuk menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia melalui berbagai skema, seperti program bersama atau kerja sama operasional.
Presiden menegaskan seluruh program ini merupakan investasi jangka panjang yang akan didukung melalui efisiensi anggaran, pemberantasan korupsi, dan penghentian kebocoran keuangan negara.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas pendidikan dan riset nasional yang selama ini dinilai masih minim investasi.