Kedua negara harus mendorong kemajuan lebih besar dalam kerja sama di bidang pendidikan, penerbangan sipil, pariwisata, dan bidang lainnya, meningkatkan pertukaran antarmasyarakat, serta memperkuat fondasi dukungan publik, imbuh Xi.
Dia menyerukan peningkatan koordinasi dan kerja sama di platform-platform multilateral seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan BRICS, pemanfaatan stabilitas hubungan China-UEA untuk menghadapi ketidakpastian dalam situasi internasional dan regional, serta upaya bersama untuk mendorong pembangunan komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia.
Kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai situasi terkini di kawasan Teluk dan Timur Tengah. Xi menegaskan posisi China dalam mendorong perdamaian dan dialog, serta menegaskan kembali bahwa China akan terus memainkan peran konstruktif dalam hal tersebut.
Xi mengajukan proposal empat poin untuk mendorong perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.
Xi menyerukan untuk berpegang pada prinsip hidup berdampingan secara damai. Negara-negara di kawasan Teluk dan Timur Tengah saling bergantung dan merupakan tetangga yang tak terpisahkan. Upaya harus dilakukan untuk mendukung negara-negara tersebut dalam memperbaiki hubungan mereka, serta penting untuk mendorong pembangunan arsitektur keamanan yang bersama, komprehensif, kooperatif, dan berkelanjutan bagi kawasan Teluk dan Timur Tengah.