Prasetyo mengatakan pembangunan ekosistem ini diharapkan dapat memperkuat hilirisasi industri, meningkatkan kapasitas manufaktur dan rantai pasok dalam negeri serta membuka peluang penciptaan lapangan kerja dan keterlibatan UMKM serta koperasi.
"Pada saat yang sama, pengembangan motor listrik akan diarahkan untuk mendukung ketahanan energi melalui pengurangan ketergantungan terhadap BBM dan peningkatan pemanfaatan energi listrik," ucapnya.
Peresmian MOLINAS, lanjutnya, akan menjadi titik awal dari proses pembangunan ekosistem motor listrik nasional yang perlu dilanjutkan secara bertahap dan terukur.
Menurut Prasetyo, hal terpenting setelah peresmian adalah memastikan pengembangan industri, rantai pasok, infrastruktur, pembiayaan serta penyerapan pasar dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
"Pemerintah berharap pengembangan MOLINAS dapat mendorong tumbuhnya industri motor listrik yang semakin kuat, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan perekonomian nasional," ucapnya.