CARAPANDANG - Produk diagnostik buatan Indonesia semakin menunjukkan daya saingnya di tingkat internasional. Melalui investasi manufaktur berteknologi tinggi, inovasi produk, serta penerapan standar mutu global, PT Virtue Diagnostics Indonesia membuktikan bahwa industri In Vitro Diagnostics (IVD) nasional mampu menghasilkan produk yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga diterima di pasar ekspor.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Industrial Symposium pada ajang INDOHEALTHCARE GAKESLAB Expo 2026. Forum ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperlihatkan bagaimana sinergi antara investasi global dan kemampuan manufaktur lokal mampu melahirkan produk diagnostik berkualitas yang kompetitif di pasar internasional sekaligus memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional.
Founder & Global CEO Virtue Diagnostics, Johnson Zhang, mengatakan Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat manufaktur IVD di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, keputusan membangun fasilitas produksi di Indonesia didasarkan pada keyakinan bahwa kebutuhan layanan diagnostik nasional dapat dipenuhi melalui produk yang diproduksi di dalam negeri dengan standar kualitas internasional.