"Kita deteksi siapa sih yang paling besar itu. Jadi kita rotasi lah, biar mereka mengerti bahwa pemberian itu harus lebih bertanggung jawab ke depannya," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menyampaikan sejumlah pesan penting kepada pejabat yang baru dilantik. Ia menekankan agar mereka mengutamakan integritas dalam menjalankan tugas ketimbang sekadar mengejar target penerimaan negara.
"Target mungkin dicapai, tapi kepercayaan bisa hilang. Dan kalau kepercayaan hilang, memperbaikinya jadi jauh lebih sulit," ujar Purbaya.
Ia juga secara khusus mengingatkan jajaran pajak untuk tidak menerima titipan, tidak melakukan transaksi, dan tidak memberi perlakuan khusus kepada wajib pajak tertentu.
"Saya ingatkan di sini jangan ada titipan, jangan ada transaksi, jangan ada perlakuan khusus, jangan ada angka yang terlihat bagus, tetapi hasil dari proses yang tidak berintegritas," tegasnya.
Purbaya juga meminta seluruh aparatur pajak untuk tetap fokus pada tugas utama, mulai dari pelayanan, pengawasan, pemeriksaan, hingga penegakan kepatuhan, dengan tetap menjunjung profesionalisme dan aturan yang berlaku.
"Jangan lupa Anda mewakili negara. Kalau kita ada kesalahan, tindakan yang kurang bijak, nanti langsung dampaknya ke negara bahkan ke presiden. Jadi, itu yang harus kita jaga," pesannya.
Berikut delapan pejabat baru di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak yang dilantik :
Eselon II (Pimpinan Tinggi Pratama):