Dia pun menuturkan pihak Blueray sempat menawarkan jasa pengiriman berbagai barang, termasuk telepon seluler. Namun, menurut dia, percakapan tersebut hanya berlangsung singkat dan sebatas basa-basi.
"Mereka sempat menawarkan untuk mengirimkan iPhone secara gratis. Saya bilang, tidak usah. Kalau gratis, saya tidak mau. Setelah itu, tidak ada pemesanan dan tidak ada komunikasi lagi," tutur Raffi.
Sementara itu, Hotman Paris mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan Raffi pernah melakukan pemesanan atau menerima barang dari Blueray.
"Dia tidak pernah pesan. Ini hanya basa-basi selebriti yang bertemu dengan orang yang meminta foto," ungkap Hotman.
Menurut Hotman, nama Raffi diduga muncul dalam perkara Blueray karena adanya percakapan internal perusahaan yang kemudian ditemukan dalam proses penyidikan.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan adanya nama artis dan utusan khusus presiden, Raffi Ahmad (RA), muncul dalam fakta persidangan yang melibatkan perusahaan jasa titipan Blueray Cargo.
Perusahaan itu terjerat dalam kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai.
Menanggapi hal tersebut, Raffi menegaskan tidak pernah melakukan transaksi maupun menerima kiriman barang dari perusahaan itu dan meminta publik agar tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi.