CARAPANDANG - Sebanyak 777 siswa dan guru di SMAN 1 Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, mengalami diare massal pada Kamis (3/9/2026) pagi. Insiden ini diduga kuat disebabkan oleh konsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan sehari sebelumnya.
Keluhan mual dan diare mulai dirasakan sekitar pukul 09.00 WIB. Kepala SMAN 1 Lasem, Juhartutik, menyatakan bahwa pendataan cepat di 33 kelas menunjukkan 725 siswa dan 25 guru atau tenaga kependidikan terdampak . Total siswa sekolah tersebut adalah 1.174 orang.
Korban yang mencapai ratusan orang menyebabkan fasilitas toilet sekolah kelebihan kapasitas (overload). Para siswa dan guru harus mengantre panjang untuk menggunakan kamar mandi.
"Antrean di WC sangat sesak. Karena keterbatasan ini, akhirnya saya mohon izin ke Cabang Dinas untuk memulangkan anak," ujar Juhartutik.
Aktivitas belajar mengajar pun diliburkan dan seluruh siswa dipulangkan.
Sejumlah korban dibawa ke Puskesmas Lasem untuk mendapatkan perawatan. Kepala Puskesmas Lasem, dr. Joko Paryanto, menerima 18 pasien yang terdiri dari 13 siswa dan 5 guru dengan keluhan sakit perut, diare, mual, dan mulas. Tiga siswa di antaranya harus menjalani rawat inap.
Wakil Bupati Rembang, Hanies Cholil Barro', selaku Ketua Satgas MBG Rembang, mengonfirmasi bahwa total 24 siswa menerima penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan, dengan lima orang di antaranya dirawat inap.