"Akibatnya produksi tak bisa jalan, karena uang dikuasai LPS. Buruh sudah hampir 1 tahun lebih mendekati 2 tahun tidak lagi bekerja," kata Said.
Selain itu, di PT Feng Tay, perusahaan manufaktur sepatu di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 4.000 karyawan telah dirumahkan.
Hal ini terjadi karena pesanan sepatu Nike telah selesai dan belum ada kepastian pesanan baru, serta terganggunya pasokan bahan baku akibat kondisi geopolitik global.
Said juga menyoroti dua perusahaan komponen otomotif di Pasuruan dan Mojokerto yang berencana memindahkan sebagian produksi ke Vietnam akibat perubahan fokus industri ke kendaraan listrik, yang juga berpotensi memicu PHK terhadap ribuan pekerjanya.
Said Iqbal menyatakan akan melaporkan seluruh temuan ini kepada Presiden Prabowo Subianto dan berkoordinasi dengan DPR serta LPS untuk mencari solusi, baik dengan menyuntikkan modal agar perusahaan tetap beroperasi maupun memastikan hak-hak pekerja terpenuhi jika PHK tidak terhindarkan.