Selanjutnya, dalam kesempatan ini sanator muda NTB ini menyampaikan kutipan inspiratif yang menghubungkan peran ibu dengan masa depan Indonesia. Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya, maka didiklah anak-anak kalian menjadi generasi bangsa dengan cinta dan kasih sayang.
"Jika Pancasila adalah pilar yang menyangga negara, maka kaum perempuan atau ibu adalah pilar yang menyangga peradaban bangsa. Peran ibu sangat krusial dalam mendidik anak-anaknya agar menjadi generasi yang berakhlak mulia. Sebagaimana ungkapan dalam sebuah hadis, 'Al-Umm madrasatul ula' (Ibu adalah sekolah pertama). Jika ibu mendidik dengan nilai kasih sayang dan toleransi, maka ia sedang mempersiapkan generasi emas yang akan menjaga keutuhan bangsa ini di masa depan," katanya.
Kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini berjalan dengan penuh antusiasme. Para peserta, yang mayoritas adalah ibu rumah tangga dan kader penggerak desa menyambut baik pesan tersebut sebagai motivasi untuk lebih aktif mendampingi tumbuh kembang anak di era globalisasi.
Acara ditutup dengan harapan agar nilai-nilai 4 Pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) dapat benar-benar membumi di setiap rumah tangga di Lombok Timur.