Beranda Hukum dan Kriminal Rismon Berubah Drastis, Buni Yani: Belanda Masih Jauh Ferguso

Rismon Berubah Drastis, Buni Yani: Belanda Masih Jauh Ferguso

Rismon mengklaim bahwa hasil penelitian lanjutan yang dilakukannya dalam dua bulan terakhir membuktikan tidak ada kejanggalan pada ijazah Jokowi.

0
Rismon Hasiholan Sianipar (Sindonews)

Pertemuan ini disebut sebagai tindak lanjut dari permohonan restorative justice (RJ) yang telah diajukan Rismon ke Polda Metro Jaya pekan lalu.

Sekretaris Jenderal DPP Pro Jokowi, Freddy Damanik, menyatakan bahwa Jokowi telah memaafkan Rismon. Namun ia menegaskan bahwa proses hukum terhadap Rismon sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik tetap berjalan dan tidak otomatis berhenti karena permintaan maaf tersebut.

Menanggapi langkah Rismon tersebut, peneliti media dan politik Buni Yani menyatakan bahwa permintaan maaf dan permohonan restorative justice dari Rismon tidak serta-merta menguntungkan Jokowi. 

"Permintaan RJ Rismon tidak otomatis menguntungkan Jokowi dan menjadikan ijazahnya jadi asli. Belanda masih jauh, Ferguso," tulis Buni Yani di laman Facebook pribadinya seperti dikutip RMOL, Jumat (13/3/2026).

Pernyataan Buni Yani tersebut menjadi salah satu komentar yang menanggapi langkah Rismon yang berbalik arah setelah sebelumnya bersama Roy Suryo dan dr Tifa gencar menyerang Jokowi terkait isu ijazah palsu.

Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka angkat bicara terkait permintaan maaf tersebut. Melalui pernyataan tertulis, Gibran menilai langkah Rismon mencerminkan kedewasaan dalam kehidupan demokrasi dan menyinggung bulan Ramadan sebagai momentum saling memaafkan.

Rismon sendiri mengaku siap dicerca, dihina, dan dilabeli sebagai pengkhianat pasca keputusannya meminta maaf kepada Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here