Beranda Ekonomi Rupiah "Ambruk", Kurs Jual Capai Rp. 17.105 Per-Dollar AS

Rupiah "Ambruk", Kurs Jual Capai Rp. 17.105 Per-Dollar AS

Sejumlah bank pelat merah mencatatkan kurs jual di atas Rp 17.000. Bank Negara Indonesia (BNI) memasang kurs beli di Rp 16.815 dan kurs jual di Rp 17.105 per dolar AS.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih mengalami tekanan dan melemah pada perdagangan Rabu (21/1). Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 11.32 WIB, rupiah tercatat melemah 11 poin atau 0,06 persen ke level Rp 16.965 per dolar AS.

Tekanan pelemahan ini secara nyata tercermin pada kurs jual di sejumlah bank besar nasional yang telah menembus level psikologis Rp 17.000 per dolar AS untuk transaksi Telegraphic Transfer (TT) Counter.

TT Counter adalah kurs yang digunakan bank untuk transaksi valuta asing non-tunai melalui teller, seperti untuk pembayaran impor, pengiriman uang (remitansi), atau transaksi bisnis internasional lainnya, tanpa melibatkan perpindahan uang fisik.

Sejumlah bank pelat merah mencatatkan kurs jual di atas Rp 17.000. Bank Negara Indonesia (BNI) memasang kurs beli di Rp 16.815 dan kurs jual di Rp 17.105 per dolar AS.

Sementara itu, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menetapkan kurs beli sebesar Rp 16.865 dan kurs jual Rp 17.065 per dolar AS. Kondisi serupa terlihat di Bank Mandiri yang memberlakukan kurs beli Rp 16.770 dan kurs jual Rp 17.070 per dolar AS untuk layanan TT Counter.

Kurs jual yang telah melampaui level Rp 17.000 di ketiga bank tersebut mengindikasikan tekanan pelemahan rupiah yang cukup kuat di pasar spot.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here