"Ini adalah pelanggaran terang-terangan terhadap semua norma dan prinsip serta tindakan hukum internasional yang relevan," katanya.
Pada Selasa, SVR menuduh Inggris dan Prancis bermaksud untuk menyediakan senjata nuklir bagi Ukraina, dengan alasan bahwa langkah tersebut dapat memperkuat posisi Kiev dalam perundingan perdamaian.
Sumber: Anadolu