Dari sisi medis, National Center for Biotechnology Information (NCBI) mencatat bahwa beberapa studi laboratorium dan hewan menunjukkan potensi efek antibakteri dan antiinflamasi dari ekstrak Orthosiphon stamineus, yang dapat mendukung kesehatan saluran kemih.
Namun, para peneliti menegaskan perlunya uji klinis berskala besar untuk memastikan efektivitas dan keamanan jangka panjang.
BPOM mengingatkan bahwa penggunaan herbal sebaiknya mengikuti aturan pakai dan tidak menggantikan pengobatan medis utama, terutama bagi penderita gangguan ginjal berat, ibu hamil, serta pasien yang sedang mengonsumsi obat diuretik atau obat tekanan darah.