Beranda Sejarah Sejarah Sandi Morse: Dari Tragedi Pribadi hingga Revolusi Komunikasi Dunia

Sejarah Sandi Morse: Dari Tragedi Pribadi hingga Revolusi Komunikasi Dunia

Sandi ini menjadi fondasi penting dalam pengiriman pesan jarak jauh melalui telegraf dan kemudian digunakan luas dalam dunia pelayaran, militer, hingga komunikasi darurat.

0
Ilustrasi

Demonstrasi publik pertama telegraf Morse dilakukan pada 1844 ketika pesan terkenal “What hath God wrought” dikirim dari Washington, D.C. ke Baltimore melalui jalur telegraf pertama yang didanai pemerintah Amerika Serikat. Keberhasilan ini menandai era baru komunikasi jarak jauh dan mempercepat pembangunan jaringan telegraf di Amerika Serikat serta Eropa.

Seiring perkembangan teknologi, sandi Morse kemudian diadaptasi untuk komunikasi nirkabel melalui radio pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Dalam dunia maritim, sandi Morse menjadi standar internasional untuk komunikasi kapal, termasuk penggunaan sinyal darurat SOS (... --- ...) yang secara resmi diadopsi sebagai sinyal marabahaya internasional pada 1906 dalam Konvensi Radio Telegraf Internasional di Berlin.

Pada abad ke-20, sandi Morse juga digunakan secara luas dalam komunikasi militer, terutama selama Perang Dunia I dan II. Meskipun teknologi komunikasi terus berkembang, sandi Morse tetap dipertahankan karena kesederhanaannya dan kemampuannya untuk dikirim melalui berbagai media, termasuk cahaya, suara, dan sinyal radio.

Organisasi Maritim Internasional (IMO) dan sejumlah badan komunikasi global secara bertahap mengurangi kewajiban penggunaan sandi Morse dalam sistem komunikasi modern sejak akhir 1990-an, seiring beralihnya dunia ke sistem digital dan satelit. Namun, sandi Morse masih diajarkan dan digunakan dalam komunitas radio amatir serta dalam pelatihan dasar komunikasi darurat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here