Delapan orang pejabat yang dilantik tersebut, akan mengemban amanah di Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Koperasi dan UKM, Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. H. B. Saanin, serta Dinas Sosial Provinsi Sumbar.
Sekda juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak ditentukan oleh jabatan yang disandang, melainkan oleh integritas, profesionalisme, dan kemampuannya membangun budaya kerja yang produktif. Karena itu, seluruh pejabat diminta menerjemahkan sasaran pembangunan daerah ke dalam program kerja yang terukur, mempercepat pelaksanaan kegiatan, serta menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang berkualitas.
“Pemimpin yang baik bukan dihormati karena jabatannya, tetapi karena kemampuannya menjadi teladan dan menghasilkan kinerja yang bermanfaat,” pesan Arry Yuswandi
Melalui penataan pejabat ini, Pemprov Sumbar menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang adaptif, profesional, dan akuntabel, sehingga setiap kebijakan dan program pembangunan dapat dilaksanakan secara lebih efektif serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (adpsb/rmz/bud)