“Usulan pembangunan kampus Universitas Andalas di Kabupaten Sijunjung sudah kami komunikasikan dengan Rektor Universitas Andalas. Alhamdulillah, usulan tersebut mendapat sambutan yang baik dan akan terus kita dorong sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujar Arry.
Ia menegaskan, peningkatan akses pendidikan tinggi merupakan salah satu investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, pemerintah akan terus mendukung berbagai upaya yang dapat membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain membahas pendidikan, Arry juga mengajak generasi muda untuk meningkatkan kepedulian terhadap mitigasi bencana. Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam membangun budaya sadar bencana melalui edukasi dan kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing.
“Generasi muda harus menjadi bagian dari solusi. Selain meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan, mereka juga perlu memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana,” katanya.
Arry menilai forum NGOPI merupakan wadah yang efektif untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan generasi muda. Melalui dialog yang terbuka, pemerintah dapat mendengar langsung berbagai aspirasi masyarakat sekaligus menjelaskan arah kebijakan pembangunan daerah.
Ia juga mengapresiasi inisiatif Generasi Pemuda Inspiratif (GPI) Kamang Baru yang telah menghadirkan ruang diskusi yang produktif dan inspiratif bagi kalangan pemuda.