Beranda Umum Sekjen Ismail: Agentic AI Kunci Kebijakan Publik Tepat Sasaran

Sekjen Ismail: Agentic AI Kunci Kebijakan Publik Tepat Sasaran

Teknologi Agentic Artificial Intelligence (Agentic AI) perlu dimanfaatkan sebagai instrumen strategis negara untuk mendorong kebijakan publik yang lebih presisi, adaptif, dan berbasis data di era digital

0
Sekjen Ismail

“Banyak solusi AI membutuhkan penyesuaian dengan konteks Indonesia. Jika kita hanya mengadopsi teknologi jadi, maka kita akan selalu berada di lapisan paling bawah. Agentic AI memberi peluang agar anak-anak bangsa ikut mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasional,” tuturnya.

Dalam implementasinya, Ismail menekankan perlunya kerangka etika dan batasan yang jelas sejak awal, agar pemanfaatan Agentic AI dapat meminimalkan risiko dan berjalan secara bertanggung jawab.

“Ini bukan semata soal teknologi, tetapi membangun sistem dan budaya. Harus jelas batasnya, kapan masuk wilayah hukum, kapan etika, dan bagaimana risikonya dimitigasi secara nyata dan implementatif,” ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Ismail menegaskan peran Kemkomdigi sebagai orkestrator pengembangan infrastruktur AI nasional, mengingat skala investasi dan kompleksitasnya tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada swasta secara terpisah.

“Indonesia negara besar dengan kebutuhan besar. Infrastruktur AI harus diarahkan dan diorkestrasi dengan jelas agar tidak tertinggal dan benar-benar mendukung kepentingan nasional,” tegasnya.

Ismail pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, pemerintah, swasta, akademisi, dan talenta muda, untuk bersinergi membangun ekosistem Agentic AI Indonesia yang berdaulat, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan bangsa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here