Dia mengingatkan, bahwa sejarah telah mencatat bahwa upaya mengubah idelogi Pancasila sudah pernah terjadi, dia menyebutkan misalnya terjadi pemberontakan G-30S PKI, yang ingin mengubah dari Pancasila menjadi ideologi Komunis. Ini cukup menjadi pengingat bagi kita semua bahwa ancaman terhadap ideologi bangsa ini nyata dan ada.
“Mari kita bersama-sama menjaga Pancasila dari ancaman-ancaman yang datang dari dalam atau pun luar. Dan hidupkan Pancasila dalam tindakan dan prilaku kita dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan terlebih kepada pemegang kekuasaaan di negeri ini untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam bentuk kebijakan-kebijakan. Sehingga akan terwujud keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Keadailan inilah yang akan mempersatukan kita,” katanya.
Pada kesemptan yang sama Pimpinan Ponpes Bantargedang, KH. Achep Noor Mubarok, Lc menetakankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab, inilah yang menjadi modal sosial yang sangat berharga yang akan menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang kuat.
“Menjaga persatuan merupakan perintah Allah Swt. Maka jika kita bersatu maka kita telah patuh terhadap perintahNya,” ujarnya.
Maka itu dibutukan rasa saling menghargai, menghormati dan memahami perbedaan. Sikap ini harus dijaga, sebab Indonesia merupakan bangsa yang beragam baik suku, ras dan agama.