Pada kesempatan ini dia memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga kerukunan di tengah perbedaan yang ada.
"Tantangan kerukunan bangsa ke depan bukan lagi sekadar perbedaan fisik, melainkan bagaimana kita mengelola perbedaan pemikiran di ruang digital. Jika kita kehilangan rasa saling menghargai, maka bangunan bangsa ini akan retak dari dalam. Ingatlah, kekuatan kita bukan karena kita sama, tetapi karena kita mampu bersatu dalam doa dan langkah yang berbeda namun satu tujuan demi NKRI," pesannya.
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa. Melalui edukasi 4 Pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) ini diharapkan para santri Mukhtarul Amin NWDI Terara mampu menjadi agen perdamaian yang membawa pesan-pesan sejuk di tengah masyarakat.