CARAPANDANG - Di tengah eskalasi konflik besar antara Israel dan AS melawan Iran, kekerasan terhadap warga sipil Palestina di Jalur Gaza tak kunjung reda. Serangan terbaru pasukan Israel menewaskan seorang ayah dan putrinya di Khan Younis, selatan Gaza, pada Sabtu pagi (7/3), memperparah krisis kemanusiaan yang sudah berada di titik nadir.
Menurut laporan koresponden Al Jazeera di lapangan, sebuah serangan drone Israel menargetkan wilayah pusat Khan Younis, yang mengakibatkan tewasnya seorang ayah dan anak perempuannya.
Dalam serangan terpisah di lokasi yang sama di Khan Younis, satu orang lainnya tewas dan seorang gadis kecil dilaporkan terluka.
Serangan ini terjadi meskipun secara formal gencatan senjata telah berlaku. Pasukan Israel dilaporkan terus melakukan serangan udara, artileri, dan bombardir angkatan laut di Gaza setiap hari.
Milisi yang berafiliasi dengan tentara Israel juga disebut telah maju ke timur Kota Gaza, disertai dengan baku tembak berat di daerah tersebut.
Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan bahwa pesawat tempur Israel juga menyerang sejumlah lokasi di timur lingkungan Tuffah, dekat Kota Gaza, sementara angkatan laut Israel menembakkan senapan mesin berat dan peluru ke arah pesisir Gaza.
Situasi kemanusiaan memburuk drastis akibat penutupan total seluruh perbatasan.
Israel telah menutup semua penyeberangan, termasuk Rafah, yang sebelumnya sempat dibuka pada Februari lalu untuk evakuasi medis terbatas.