Beranda Sains & Teknologi Shell: Perkembangan AI Dorong Kenaikan Konsumsi Minyak 3-5 Juta Barel per Hari hingga 2030-an

Shell: Perkembangan AI Dorong Kenaikan Konsumsi Minyak 3-5 Juta Barel per Hari hingga 2030-an

Laporan yang dirilis pada Januari 2026 ini merupakan edisi ketiga dari skenario keamanan energi Shell dan untuk pertama kalinya secara eksplisit memasukkan dampak AI ke dalam proyeksi energi global.

0
ilustrasi

Di sisi lain, Shell menyebutkan bahwa penggunaan batu bara sebagai sumber listrik akan berhenti berkembang sebelum tahun 2030, diikuti oleh gas alam sekitar tahun 2035.

Shell mengakui bahwa dalam semua skenario yang disusun, suhu bumi diperkirakan akan melampaui target 1,5°C yang disepakati dalam Perjanjian Paris 2015.

Namun, perusahaan melihat AI dapat membantu dunia menghindari kenaikan suhu ekstrem hingga 3-4°C melalui percepatan dekarbonisasi di berbagai sector.

Untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050, Shell menekankan perlunya adopsi teknologi manajemen dan penghilangan karbon secara luas, termasuk carbon capture and storage (CCS) dan direct air capture (DAC).

Shell menegaskan bahwa skenario-skenario ini bukan merupakan prediksi atau cerminan strategi perusahaan, melainkan alat untuk menguji asumsi dan membantu pengambilan keputusan dalam menghadapi ketidakpastian masa depan.

Dr. Mallika Ishwaran, Kepala Ekonom Grup Shell, menyatakan bahwa skenario ini merupakan upaya multidisiplin yang menggabungkan pengetahuan pasar energi, ekonomi, dan lensa geopolitik untuk memberikan pemahaman yang kaya tentang kemungkinan masa depan sistem energi global.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here