CARAPANDANG - Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan elektabilitas Presiden Prabowo Subianto dan Partai Gerindra unggul atas pesaing-pesaingnya. Jika pemilihan presiden digelar saat ini, Prabowo memperoleh dukungan sebesar 35,2 persen.
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, Prabowo unggul jauh dibandingkan nama-nama lain yang muncul dalam simulasi.
Di posisi kedua, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meraih 9,8 persen, disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 7,1 persen, serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebesar 4,5 persen.
Adapun 22,3 persen responden belum menentukan pilihan atau merahasiakannya.
Sementara itu, dalam simulai pemilihan anggota DPR RI, Partai Gerindra menempati posisi teratas dengan elektabilitas 17,5 persen, mengungguli PDIP (12,8%), Golkar (10,4%), Demokrat (8,1%), PKB (7%), PAN (5,1%), PKS (4,6%), dan NasDem (4,4%).
Dedi menilai keunggulan Prabowo dan Gerindra tidak lepas dari kinerja pemerintahan yang dinilai positif oleh publik serta posisi Gerindra sebagai partai pengusung utama Presiden.
Ia menyebut terjadi pergeseran preferensi pemilih yang sebelumnya banyak mengarah ke PDIP, kini beralih ke Gerindra.
Juru Bicara Gerindra Bahtra Banong merespons dengan rendah hati, mengapresiasi kepercayaan publik namun menegaskan tidak akan berpuas diri.