Beranda Internasional Takut Dengan Ancaman Iran, Trump Sampai Sembunyi di Truk Katering

Takut Dengan Ancaman Iran, Trump Sampai Sembunyi di Truk Katering

Dalam operasi penyamaran yang rumit, Trump bersembunyi di dalam truk katering bandara untuk berpindah ke pesawat lain tanpa sepengetahuan publik dan awak media.

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

CARAPANDANG - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara diam-diam meninggalkan Turki dengan pesawat militer pada bulan lalu setelah adanya ancaman pembunuhan kredibel dari Iran terhadap dirinya. Dalam operasi penyamaran yang rumit, Trump bersembunyi di dalam truk katering bandara untuk berpindah ke pesawat lain tanpa sepengetahuan publik dan awak media.

Insiden ini terjadi pada 8 Juli 2026, setelah Trump menghadiri KTT NATO di Ankara. Ia awalnya terlihat naik ke pesawat Air Force One versi lama di hadapan kamera televisi.

Namun, beberapa menit kemudian, ia diam-diam diturunkan dari pesawat menggunakan truk katering di sisi berlawanan dari tempat ia naik, lalu dipindahkan ke pesawat militer C-32A yang lebih kecil.

Manuver ini dilakukan setelah AS menerima informasi intelijen dari Israel mengenai ancaman spesifik dari Iran yang berencana menembakkan rudal ke pesawat kepresidenan.

Operasi penyamaran ini terjadi sehari setelah AS kembali melancarkan serangan militer terhadap Iran menyusul gagalnya perundingan antara Washington dan Teheran.

Untuk menjaga tipu daya, pesawat Air Force One yang membawa wartawan dan staf Gedung Putih tetap terbang ke Inggris dengan menggunakan tanda panggil kepresidenan "AF1".

Sementara itu, pesawat C-32A yang membawa Trump terbang menggunakan tanda panggil "RCH18" ("Reach 18") yang biasa digunakan untuk misi transportasi militer.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here