Terlebih, beragamnya suku bangsa, agama, serta disparitas ekonomi antar-masyarakat di negara-negara Asia Tenggara seringkali merupakan “resep” yang dapat memicu konflik dan ketidakstabilan nasional, kata dia.
Dalam konferensi pers pasca-KTT ke-48 ASEAN di Jakarta pada 11 Mei lalu, Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menyatakan bahwa Timor Leste telah mengungkapkan kesiapan untuk memegang keketuaan bergilir ASEAN pada tahun 2029.
Timor Leste diketahui juga telah mendirikan Dewan Nasional Penyelenggaraan Keketuaan ASEAN (ACNOC), dengan rapat perdana badan persiapan tersebut dilakukan pada Februari 2026.