Beranda Internasional Tingkat Persetujuan Trump Capai Level Terendah Baru di Tengah Kesulitan Ekonomi dan Perang AS-Iran

Tingkat Persetujuan Trump Capai Level Terendah Baru di Tengah Kesulitan Ekonomi dan Perang AS-Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (kanan) berjalan menuju Marine One di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 10 April 2026. (Carapandang/Xinhua/Li Yuanqing)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, WASHINGTON -- Penanganan ekonomi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump muncul sebagai tanggung jawab politik yang signifikan, dengan serangkaian jajak pendapat terbaru menunjukkan penurunan tingkat persetujuan di tengah inflasi yang terus berlanjut, tingginya harga bahan bakar, serta dampak ekonomi dari perang Iran.

   Jajak pendapat Associated Press-NORC terbaru menemukan bahwa tingkat persetujuan Trump berada di angka 33 persen, turun dari 38 persen pada Maret dan menandai titik terendah baru dalam masa jabatan keduanya. Sementara itu, sebuah jajak pendapat terpisah dari Reuters/Ipsos, yang dilakukan selama enam hari, melaporkan bahwa hanya 36 persen warga Amerika menyetujui performa kerja Trump.

   Rata-rata jajak pendapat lainnya menempatkan dukungan untuknya di kisaran 34-39 persen, sementara "Poll of Polls" agregat CNN menunjukkan rata-rata tingkat ketidaksetujuan 62 persen.

   Para analis mengatakan penurunan tersebut mencerminkan ketidakpuasan yang meluas terhadap kebijakan dalam dan luar negeri. Sekitar dua pertiga warga Amerika kini tidak setuju dengan penanganan Trump terhadap perang Iran, angka yang hampir menyamai frustrasi publik terkait inflasi.

   Konflik tersebut juga telah membuat Trump kehilangan sebagian mantan pendukungnya, termasuk para veteran yang telah mendukung Trump karena janji-janjinya sebelumnya untuk menghindari perang di luar negeri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here