Beranda Tips Tips Mengatur Agar Gaji Tidak Cepat Habis

Tips Mengatur Agar Gaji Tidak Cepat Habis

Jangan khawatir, masalah ini bisa diatasi.  Cara termudah yang perlu dilakukan oleh para pekerja adalah dengan membangun disiplin finansial dan memahami ritme pengeluaran sehari-hari.

0
ilustrasi/istimewa

Langkah pertama yang perlu menjadi perhatian adalah pengelolaan pendapatan. “Apa yang perlu kita benahi? Contohnya, ketika memiliki pendapatan, apakah menggunakan rumus 50-30-20 atau 50-20-10-10. Itu bisa disesuaikan dengan kondisi klien,” ujar Rista.

Rista, yang juga merupakan pendiri dan CEO Finante.id, menyebutkan sekitar 80 persen masyarakat Indonesia tidak memiliki dana darurat. Padahal, dana darurat merupakan hal penting dalam kehidupan. Dana darurat berfungsi sebagai jaring pengaman untuk menjaga stabilitas keuangan pribadi maupun rumah tangga dari kejadian tak terduga, seperti kehilangan pekerjaan, biaya medis mendadak, atau kerusakan properti, agar tabungan utama dan investasi jangka panjang tidak terganggu.

“Sejumlah persoalan dasar, seperti tidak memiliki dana darurat, masih dialami mayoritas masyarakat Indonesia. Ini yang perlu kita benahi terlebih dahulu. Dari pendapatan yang ada, kita atur pengeluarannya sehingga klien bisa menabung atau berinvestasi dengan tujuan membentuk dana darurat,” tutur Rista.

Soal anggapan pemilik gaji UMR mustahil memiliki tabungan, Rista menepis pandangan tersebut. Menurutnya, hal itu berkaitan dengan kebiasaan, bukan semata besaran pendapatan. Ia mencontohkan beberapa kliennya yang memiliki gaji setara UMR, tetapi tetap mampu menyisihkan uang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here