Bais TNI akan berkoordinasi dengan para atase pertahanan RI di negara-negara tersebut untuk melakukan pendataan dan pemetaan kondisi WNI sebagai langkah awal menyiapkan proses evakuasi jika situasi keamanan memburuk.
Status Siaga 1 ini berlaku sejak telegram diterbitkan pada 1 Maret 2026 dan akan terus diberlakukan hingga situasi keamanan global dinilai kembali kondusif oleh pimpinan TNI. Hingga saat ini, penjagaan di titik-titik strategis dilaporkan mulai ditingkatkan guna memastikan stabilitas dalam negeri tetap terjaga meski situasi di kawasan Timur Tengah terus memanas. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada serta memantau perkembangan informasi resmi dari pemerintah dan markas besar TNI.