Beranda Internasional Trump Akui Sebut Netanyahu "Gila" dalam Percakapan Telepon yang Bocor

Trump Akui Sebut Netanyahu "Gila" dalam Percakapan Telepon yang Bocor

Pengakuan tersebut disampaikan Trump dalam wawancara podcast "Pod Force One" yang disiarkan Rabu (3/6/2026).

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

CARAPANDANG - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui bahwa ia melontarkan kata-kata kasar dan menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai "benar-benar gila" dalam percakapan telepon yang berlangsung tegang pada Senin (1/6/2026).

Pengakuan tersebut disampaikan Trump dalam wawancara podcast "Pod Force One" yang disiarkan Rabu (3/6/2026). Ketika dikonfirmasi soal laporan media Axios yang sebelumnya memberitakan kemarahannya kepada Netanyahu, Trump menjawab singkat, "Ya, saya memang mengatakannya".

Meski mengakui menggunakan kata-kata kasar, Trump membantah bahwa ia sedang marah.

"Saya tidak akan mengatakan marah. Saya sedikit terganggu karena dia terus berperang dengan Lebanon," ujar Trump, dikutip dari BBC.

Kemarahan Trump dipicu oleh rencana Israel memperluas serangan ke Lebanon, termasuk ancaman menyerang ibu kota Beirut.

Tindakan tersebut dinilai Trump berisiko menggagalkan upaya diplomatik AS yang tengah berusaha memperpanjang gencatan senjata dengan Iran dan membuka kembali perundingan mengenai program nuklir Teheran.

Menurut laporan Axios yang mengutip pejabat AS, Trump sempat melontarkan kalimat pedas lainnya kepada Netanyahu, antara lain, "Kau benar-benar gila. Kau sudah berada di penjara jika bukan karena aku. Aku menyelamatkanmu. Semua orang membencimu sekarang. Semua orang membenci Israel karena ini"

Menanggapi bocoran percakapan tersebut, Netanyahu berusaha meredakan spekulasi keretakan hubungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here