Beranda Internasional Trump dan Netanyahu Yakin Mojtaba Khamenei Terluka Parah, Iran Ngotot Membantah

Trump dan Netanyahu Yakin Mojtaba Khamenei Terluka Parah, Iran Ngotot Membantah

Spekulasi mengenai kondisi Mojtaba Khamenei menguat setelah ia tidak pernah tampil di publik sejak ditetapkan sebagai pemimpin tertinggi pada 8 Maret 2026.

0
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei

Sementara itu, media Inggris The Sun mengutip sumber di Tehran yang menyebutkan bahwa Mojtaba Khamenei dirawat di Rumah Sakit Sina University di Tehran dengan kondisi sangat serius.

Sumber tersebut mengklaim pemimpin baru Iran itu kehilangan satu atau dua kaki, mengalami pecah organ hati atau lambung, dan berada dalam kondisi koma. Pasukan keamanan dikerahkan secara ketat di sekitar rumah sakit.

Namun, sejumlah pejabat Iran membantah kabar tersebut. Seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya kepada Reuters mengklaim Mojtaba hanya mengalami luka ringan.

Duta Besar Iran untuk Siprus juga mengonfirmasi kepada The Guardian bahwa Mojtaba memang terluka dalam serangan 28 Februari, namun tidak merinci tingkat keparahannya.

Para pengamat mengatakan ketidakhadiran Mojtaba Khamenei di publik menimbulkan pertanyaan serius tentang siapa yang sebenarnya menjalankan pemerintahan Iran.

Nader Hashemi, profesor dari Georgetown University, mengatakan jika pemimpin tertinggi tidak segera muncul, akan timbul pertanyaan apakah ada kekuatan lain yang benar-benar menjalankan negara.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya juga menyatakan bahwa Mojtaba Khamenei tidak akan bisa tampil di hadapan publik Iran, dan menyebutnya sebagai boneka Garda Revolusi Islam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here