Beranda Internasional Trump: Dialog AS dan Iran Belum Berakhir

Trump: Dialog AS dan Iran Belum Berakhir

Menurut Trump, pembicaraan akan dilakukan dalam dua tahap yakni membahas pembukaan kembali Selat Hormuz dan kemampuan nuklir Iran.

0
ilustrasi/istimewa

CARAPANDANG – Amerika Serikat (AS) memberikan kesempatan terakhir kepada Iran. Jika kesempatan terakhir tersebut diabaikan maka AS akan mengambil langkah militer yang lebih keras.

Ultimatum tersebut disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kepada awak media di Ruang Oval Gedung Putih pada Senin waktu setempat, 3 Agustus 2026.

Trump mengungkapkan hingga saat ini masih melakukan komunikasi dengan Iran. Dan AS pun mengklaim telah mendapat dukungan dari sejumlah negara di kawasan Teluk. 

"Kami berbicara atas permintaan Iran, dengan dukungan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, terutama Qatar, serta beberapa pihak lainnya. Saya ingin memberikan setiap kesempatan terakhir kepada mereka sebelum melakukan pemenggalan kepemimpinan," ujar Trump.

Dia tegas mengatakan bahwa dialog antara AS dan Iran belum berakhir.  Menurut Trump, pembicaraan akan dilakukan dalam dua tahap.

Trum menjelaskan pada tahap pertama fokus membahas pembukaan kembali Selat Hormuz agar jalur pelayaran internasional kembali normal. Dan tahap kedua fokus pembahasannya terkait kemampuan nuklir Iran. 

"Kami sedang membicarakan Selat Hormuz, pembukaannya, agar benar-benar terbuka mulai besok. Itu tahap pertama. Tahap kedua, kami akan membahas kapasitas nuklir,"katanya.

Selanjutnya dia menegaskan bahwa AS tidak akan membiarkan Iran memungut biaya dari kapal-kapal yang melintasi selat tersebut. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here