Beranda Internasional Trump Ultimatum Iran: Gagal Capai Kesepakatan Nuklir dalam Sebulan, Konsekuensi Sangat Traumatis

Trump Ultimatum Iran: Gagal Capai Kesepakatan Nuklir dalam Sebulan, Konsekuensi Sangat Traumatis

Trump mengisyaratkan opsi tekanan militer dengan mempertimbangkan pengiriman kapal induk kedua ke kawasan Timur Tengah. Ia juga mengingatkan kembali serangan militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran yang diperintahkannya saat perang 12 hari antara Israel dan Iran pada Juli tahun lalu.

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

CARAPANDANG - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam Iran dengan konsekuensi "sangat traumatis" apabila negosiasi program nuklir tidak membuahkan kesepakatan dalam waktu sekitar satu bulan ke depan. Ancaman tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Kamis (12/2) waktu setempat, sehari setelah menerima kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

"Kita harus mencapai kesepakatan, jika tidak, ini akan menjadi sangat traumatis, sangat traumatis. Saya tidak menginginkan itu terjadi, tetapi kita harus mencapai kesepakatan," ujar Trump.

Ia menegaskan bahwa fase berikutnya akan "sangat sulit" bagi Iran jika perundingan gagal.

Trump mengisyaratkan opsi tekanan militer dengan mempertimbangkan pengiriman kapal induk kedua ke kawasan Timur Tengah.

Ia juga mengingatkan kembali serangan militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran yang diperintahkannya saat perang 12 hari antara Israel dan Iran pada Juli tahun lalu.

Dalam unggahan di Truth Social, Trump menyebut operasi militer tersebut dengan sandi "Midnight Hammer" yang dinilainya tidak berjalan baik bagi mereka.

Sementara itu, Netanyahu yang berkunjung ke Washington mendesak Trump mengambil pendekatan lebih tegas dengan memasukkan isu program rudal balistik Iran dan dukungan Teheran terhadap kelompok proksi ke dalam kesepakatan.

Namun setelah pertemuan, Trump tetap bersikeras agar jalur negosiasi dilanjutkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here