Terkait jalannya operasi, Trump mengklaim tidak ada warga AS yang tewas selama penangkapan Maduro. Namun, ia mengakui terdapat sejumlah personel yang mengalami luka tembak.
“Saya rasa tidak ada yang tewas, harus saya katakan, karena beberapa orang terkena tembakan. Tetapi mereka kembali dan kondisi mereka cukup baik,” ujarnya.
Trump juga mengungkapkan bahwa salah satu helikopter yang digunakan dalam operasi sempat terkena tembakan. Meski demikian, ia memastikan seluruh armada berhasil kembali dengan selamat.
“Kami tidak kehilangan pesawat, semuanya kembali. Salah satunya terkena tembakan cukup keras, sebuah helikopter, tetapi kami berhasil mendapatkannya kembali,” kata Trump.
Sebelumnya, pemerintah Venezuela menyatakan tidak mengetahui keberadaan Maduro. Mereka mendesak AS untuk memberikan bukti bahwa sang presiden dalam keadaan baik.
Sebelumnya pada hari yang sama, Trump mengumumkan bahwa pasukannya telah melancarkan operasi militer skala besar di Venezuela. Ia pun memuji keberhasilan militer AS menangkap Maduro yang disebutnya dijaga ketat oleh militer Venezuela.