“Nanti setiap pedagang yang sudah terdata dipastikan mendapat tempat. Tidak ada yang tidak terfasilitasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan penataan Pasar Ibuh Barat tidak hanya difokuskan pada pembenahan infrastruktur, tetapi juga menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung sehingga mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Pasar ini milik masyarakat. Karena itu penataannya juga harus memberi manfaat bagi masyarakat, terutama pedagang kecil. Kami ingin Pasar Ibuh Barat menjadi pasar yang nyaman, tertata, ekonomi tumbuh, dan pedagang semakin sejahtera,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, M. Faizal, didampingi Kabid Pasar Khalid Zamri, menyampaikan saat ini pemerintah masih berada pada tahap perencanaan sekaligus menghimpun berbagai aspirasi dari pedagang dan masyarakat.
Menurutnya, seluruh masukan yang diterima akan menjadi bahan evaluasi pemerintah agar pembangunan pasar benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Saat ini kami terus menerima saran dan masukan dari masyarakat serta pedagang. Pemerintah ingin penataan pasar berjalan baik dan memberi manfaat bagi seluruh pedagang,” ujarnya.
Usai meninjau pasar, Wali Kota Zulmaeta turut sarapan pagi bersama para pedagang. Dalam suasana santai tersebut, berbagai gagasan dan masukan terkait pembangunan daerah serta pengembangan pasar kembali disampaikan kepada pemerintah kota.