Urine dapat terlihat keruh, berwarna merah muda, merah, atau kecokelatan karena adanya darah atau infeksi.
4. Frekuensi buang air kecil meningkat
Dorongan untuk buang air kecil lebih sering, namun volume urine yang keluar sedikit.
5. Mual dan muntah
Nyeri hebat dapat memicu reaksi mual dan muntah karena hubungan saraf antara ginjal dan saluran pencernaan.
6. Demam dan menggigil
Jika batu ginjal menyebabkan infeksi, penderita dapat mengalami demam, menggigil, dan tubuh terasa lemas. Kondisi ini memerlukan penanganan medis segera.
Berdasarkan pedoman Kemenkes RI, diagnosis batu ginjal dilakukan melalui pemeriksaan urine, tes darah, ultrasonografi (USG), rontgen, atau CT scan.
Penanganan disesuaikan dengan ukuran dan lokasi batu, mulai dari peningkatan asupan cairan, pemberian obat, hingga tindakan medis seperti extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL) atau operasi.
Para ahli kesehatan merekomendasikan pencegahan dengan minum air putih minimal dua hingga tiga liter per hari, membatasi konsumsi garam, menjaga berat badan ideal, serta memperbanyak konsumsi buah dan sayuran.
Masyarakat juga disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami nyeri pinggang hebat atau perubahan pada urine.