Beranda Tatap Mata Wawancara: Pemuka Bisnis Inggris Sebut Inovasi China Pimpin Industri Masa Depan

Wawancara: Pemuka Bisnis Inggris Sebut Inovasi China Pimpin Industri Masa Depan

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 19 Maret 2026 ini menunjukkan perangkat fotovoltaik di atap Pusat Konferensi Internasional Forum Boao untuk Asia (Boao Forum for Asia/BFA) dan hotel BFA di zona percontohan nol karbon Boao di Boao, Provinsi Hainan, China selatan. (Carapandang/Xinhua/Yang Guanyu)

0
Xinhua

   Peningkatan pesat teknologi China telah menarik investor global yang mengakui stabilitas jangka panjang dan potensi pertumbuhannya, ujar pengusaha Inggris tersebut. "China membangun kemampuan kelas dunia di berbagai industri. Bagi mereka yang mengupayakan penciptaan kekayaan lintas generasi, China Daratan tetap menjadi tujuan utama bagi investasi jangka panjang."

   Selain itu, keterbukaan China telah memasuki fase baru. Hal itu tidak lagi sekadar merek-merek China yang mengglobal, tetapi juga tentang merek-merek global yang dikembangkan dan diluncurkan dari China, imbuhnya.

   Konsep "buatan China" (made in China) berubah menjadi "diciptakan di China, dikembangkan di China, dijual oleh China" (created in China, cultivated in China, sold by China), sehingga memberi negara itu kendali yang lebih kuat atas pasar akhir dan rantai pasokan global, urai Perry.

   Di antara sektor-sektor teknologi tinggi, Perry menekankan pentingnya regulasi AI dan menyatakan dukungan kuat untuk Inisiatif Tata Kelola AI Global yang diusulkan oleh China.

   Meskipun AI melampaui perbatasan negara, isu-isu seperti data, privasi, aset digital, dan aplikasi keuangan tetap sangat sensitif, katanya.

   Dunia harus bekerja sama untuk menetapkan aturan AI, kata Perry, seraya menekankan pentingnya dialog dan pedoman bersama guna mencegah tindak penyalahgunaan, kejahatan, dan perkembangan AI yang tidak terkendali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here