Beranda Politik Willy Aditya Tolak Istilah Merger NasDem-Gerindra

Willy Aditya Tolak Istilah Merger NasDem-Gerindra

Willy mengatakan bahwa Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sejatinya menawarkan konsep political bloc (blok politik), alih-alih merger ataupun fusi dengan partai politik (parpol) lainnya.

0
Istimewa

Dia menilai pihak yang menggunakan narasi merger gagal membaca gagasan Surya Paloh yang menurut dia penuh dengan pertimbangan reflektif.

"Dia (pihak yang menggunakan narasi merger) harusnya menangkap Pak Surya itu orang yang berpikir out of the box (lain dari biasanya). Kan kita selama ini berpikir cuma sekretariat bersama, partai koalisi. Koalisi itu dalam proses kandidasi. Sementara di dalam government (pemerintahan), kita tidak mengenal koalisi,"jelasnya.  

Selanjutnya dia memberikan contoh tentang penerapan blok politik di Indonesia. Golkal melakukan penerapan ini.

"Golkar itu political bloc. Ingat dulu Undang-Undang yang lama, Undang-Undang partai politik dan golongan karya. Artinya, kita punya dua political bloc, ya. Satu, dulu Bung Karno ketika dia mengeluarkan dekrit itu namanya Front Nasional, yang bernama Nasakom itu. Yang kedua, golongan karya itu sebelumnya Sekber Golkar. Itu political bloc,"jelasnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here