CARAPANDANG - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan program bedah rumah sebanyak 10.000 unit di Provinsi Jakarta pada 2026. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 158 unit.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan program tersebut merupakan bagian dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menurutnya, program itu menjadi upaya pemerintah memperbaiki rumah tidak layak huni di berbagai daerah.
“BSPS ini merupakan program Presiden Prabowo untuk memperbaiki rumah masyarakat yang tidak layak huni di seluruh Indonesia. Di DKI Jakarta, alokasinya meningkat signifikan, dari 158 unit tahun lalu menjadi 10.000 unit pada tahun ini,” kata Menteri Ara dalam keterangan tertulis, Jumat, 19 Juni 2026.
Ia menjelaskan hingga 12 Juni 2026, sebanyak 5.659 unit rumah di Jakarta telah mulai dikerjakan melalui program BSPS. Sebaran program tersebut meliputi Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur.
Dalam kunjungannya ke Kecamatan Matraman, Maruarar meninjau rumah dua calon penerima bantuan yang merupakan kakak beradik, yakni Ahyani dan Ariasih. Keduanya dinilai memenuhi kriteria penerima program dan tinggal di rumah dengan kondisi yang memerlukan perbaikan.