Beranda Ekonomi Harga Perak Anjlok setelah Tembus Rekor, Pasar Waspadai Volatilitas

Harga Perak Anjlok setelah Tembus Rekor, Pasar Waspadai Volatilitas

Penurunan ini juga dipicu oleh keputusan pemerintah AS yang menahan diri untuk tidak memberlakukan tarif impor atas mineral kritikal.

0
Harga Perak Internasional Anjlok

CARAPANDANG - Harga perak mengalami penurunan tajam pada perdagangan Kamis (15/1), menyusul aksi ambil untung setelah reli gila-gilaan yang mendorong logam putih itu ke rekor tertinggi sepanjang masa.

Penurunan ini juga dipicu oleh keputusan pemerintah AS yang menahan diri untuk tidak memberlakukan tarif impor atas mineral kritikal.

Perak sempat merosot hingga 7,3% setelah sebelumnya menyentuh puncak sejarah di level 93,7515 US Dolar per ons. Penurunan ini mengikuti kenaikan lebih dari seperlima selama empat sesi sebelumnya. Emas juga ikut melemah.

Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk bernegosiasi membuat perjanjian bilateral guna menjamin pasokan mineral kritikal, alih-alih langsung memberlakukan tarif, meredakan ketegangan.

Kekhawatiran atas tarif sebelumnya menahan beberapa pasokan, termasuk perak, di gudang-gudang AS, yang turut memicu short squeeze global dan mendongkrak harga hingga 2026.

"Namun, kecepatan pergerakan baru-baru ini memerlukan kewaspadaan dalam jangka pendek," ujar Christopher Wong, strategis Oversea-Chinese Banking Group, yang tetap optimis dengan narasi jangka menengah untuk perak.

Perak, yang melonjak hampir 150% pada tahun lalu, telah menjadi penerima manfaat dari pelarian dana ke aset komoditas pekan ini, didorong pula oleh permintaan industri sektor solar dan aksi spekulasi di China. Namun, logam ini juga rentan terhadap ayunan tiba-tiba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here