CARAPANDANG - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian langsung memetakan berbagai persoalan penanganan pascabencana di wilayah Sumatera setelah resmi ditugaskan Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Intinya adalah kita membaca atau memetakan situasi saat ini, setelah tanggap darurat beberapa daerah ada yang sudah selesai, ada juga yang masih melanjutkan tanggap darurat untuk 15 hari ke depan,” kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Upaya pemetaan dilakukan dengan menggelar pertemuan bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Ketua Satgas Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon di Kantor Kemendagri.
Dalam rapat itu, Tito memaparkan bahwa terdapat 52 kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut yang terdampak bencana.
Pemerintah pusat bersama daerah dan pihak terkait telah melakukan mobilisasi besar-besaran untuk penanganan darurat, termasuk membuka akses jalan, membangun jembatan, menyediakan layanan kesehatan, dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat.
Berdasarkan hasil konsolidasi, Mendagri menyatakan sebagian besar dari 52 kabupaten/kota terdampak telah menunjukkan kemajuan signifikan.