Maka itu, tugas kita sebagai pemimpin adalah bekarja untuk memberikan terbaik bagi rakyat. Jangan kendor saat dikritik, tetap kerja sebagai bagian dari pengabdian kepada rakyat.
“Salah satu kewajiban seorang pemimpin adalah siap untuk dihujat, siap untuk difitnah siap untuk di, tapi tidak boleh kita apa, tidak boleh kita terpengaruh dan tidak boleh kita patah semangat,” tandasnya.
Pada kesempatan ini, dia pun menegaskan bahwa pendekatan kerja pemerintahannya bertumpu pada pembuktian nyata di lapangan, bukan sekadar pencitraan atau opini. Menurutnya rakyat lebih membutuhkan bukti bukan kata-kata.
“Saya percaya dengan bukti, evidence based itu cara bekerja saya. Rakyat Indonesia hanya percaya dengan bukti,” katanya.
Prabowo: Sebagai Pemimpin Harus Siap Dihujat
Prabowo mengatakan kehadirian pemimpin di lokasi bencana memiliki tujuan utama agar bisa mengetahui secara langsung kekurangan dan hambatan di lapangan,