Beranda Internasional Tiongkok Tentang Ancaman Penggunaan Kekuatan Terhadap Negara Lain

Tiongkok Tentang Ancaman Penggunaan Kekuatan Terhadap Negara Lain

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah menyampaikan, AS berhasil menangkap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, pada Sabtu (3/1/2026).

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah menyampaikan, AS berhasil menangkap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, pada Sabtu (3/1/2026).

CARAPANDANG - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah menyampaikan, AS berhasil menangkap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, pada Sabtu (3/1/2026). Menanggapi hal ini, Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi menegaskan, Tiongkok menentang ancaman penggunaan kekuatan terhadap negara lain.

Wang mengatakan, perubahan situasi di Venezuela telah menarik perhatian tinggi dari komunitas internasional. “Kami tidak pernah percaya bahwa negara mana pun dapat berperan sebagai polisi dunia,” kata Wang dalam Ronde Ketujuh Dialog Strategis Menteri Luar Negeri Tiongkok-Pakistan, di Beijing, Minggu (4/1/2026).

Ia mengungkapkan, situasi internasional saat ini lebih volatil dan saling terkait. Bahwa, kedaulatan dan keamanan semua negara harus sepenuhnya dilindungi oleh hukum internasional.

“Kami juga tidak setuju bahwa negara mana pun dapat mengklaim dirinya sebagai hakim internasional. Tiongkok bersedia bekerja sama dengan komunitas internasional untuk mematuhi kesetaraan kedaulatan semua negara," ucapnya.

Tidak hanya Tiongkok, Indonesia juga menyuarakan hal yang sama. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono menyampaikan, Indonesia mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap segala bentuk tindakan yang melibatkan ancaman kekuatan.

Menurutnya, hal ini dianggap dapat menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional. “Tindakan tersebut dapat melemahkan prinsip kedaulatan dan diplomasi,” ujarnya.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here