Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, menyatakan bahwa penjajah Zionis Israel terus menghalangi operasi bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza
Politisi PKS ini mengatakan ketika sebuah lembaga yang bertugas memberi makan, pendidikan, dan perlindungan bagi pengungsi justru dijadikan sasaran, maka yang diserang bukan hanya sebuah bangunan tetapi rasa kemanusiaan itu sendiri.
Pejabat (Pj) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa uang tunai sebesar Rp1 miliar serta 3.000 paket sembako untuk korban bencana di Aceh
Seorang warga Palestina berdiri di dalam sebuah bangunan yang hancur di kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara pada 2 November 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Seorang wanita dan beberapa anak pengungsi duduk di bawah tenda yang terbuat dari kayu dan kain di Tawila, Darfur Utara, Sudan, pada 8 Agustus 2025. (Xinhua/Program Pangan Dunia PBB)
Tindakan Israel sangat jauh dari nilai-nilai kemanusian. Sebab sudah jelas armada tersebut membawa bantuan medis, pangan, serta relawan internasional untuk mendukung rakyat Palestina yang tengah mengalami krisis.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (kanan) dan Perdana Menteri India Narendra Modi yang sedang berkunjung menghadiri konferensi pers bersama di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 13 Februari 2025. (Xinhua/Hu Yousong)
Wakil Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat (AS) untuk Timur Tengah Morgan Ortagus (kiri, depan) memberikan suara menolak draf resolusi dalam pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di kantor pusat PBB di New York City, pada 18 September 2025. (Xinhua/Xie E)
Penjabat Wakil Tetap Rusia untuk PBB, Dmitry Polyansky mengatakan aktivitas yang disebut sebagai “Yayasan Kemanusiaan Gaza” AS-Israel bukanlah misi kemanusiaan, melainkan “kekejian yang disamarkan sebagai niat baik”.