Jika menggunakan sistem gantung, susun botol secara rapi agar setiap tanaman tetap mendapatkan pencahayaan yang merata. Selain itu, pastikan lokasi tanam memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga tanaman terhindar dari kelembapan berlebih yang dapat memicu penyakit.
5. Melakukan perawatan secara rutin
Perawatan sawi dalam botol bekas tergolong mudah. Siram tanaman setiap pagi atau sore hari secukupnya agar media tetap lembap. Hindari penyiraman berlebihan karena dapat menyebabkan akar membusuk.
Tambahkan pupuk organik cair setiap satu hingga dua minggu sekali untuk mendukung pertumbuhan daun. Periksa juga kondisi tanaman secara berkala dan segera singkirkan daun yang menguning atau terserang hama. Dengan perawatan yang tepat, sawi umumnya dapat dipanen dalam waktu 30–45 hari setelah tanam.
Menanam sawi di botol bekas merupakan cara sederhana untuk memanfaatkan ruang sempit sekaligus mengurangi biaya berkebun. Selain menghasilkan sayuran segar, kegiatan ini juga menjadi langkah kecil yang bermanfaat bagi lingkungan. Dengan mengikuti lima cara di atas, siapa pun dapat memulai kebun sayur mini di rumah dengan mudah dan praktis.