Sebagai langkah awal pembenahan, BGN memutuskan moratorium atau penundaan penambahan dapur SPPG baru. Kebijakan ini diambil untuk merapikan data, menata sebaran, serta memastikan program tepat sasaran.
"Jadi kami akan terus melakukan efisiensi anggaran di berbagai bidang. Dalam rangka efisiensi anggaran, maka hal yang kami lakukan adalah refocusing penerima manfaat (dan) moratorium dapur titik-titik baru," kata Nanik.
Agustina menambahkan, BGN juga akan memanfaatkan masa libur sekolah untuk menghentikan sementara penyaluran MBG.
Jeda ini akan digunakan untuk mengaudit seluruh dapur SPPG sekaligus membenahi sistem pendataan penerima manfaat.
"Dan terutama tadi masalah data saya kawal betul teman-teman Pusdatin kami dan kami juga sudah mulai melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang sebenarnya sudah memiliki data," ujar Arum.