Beranda Umum El Nino Telah Terbentuk di Samudera Pasifik, Ilmuan Prediksi Capai Katagori "Super"

El Nino Telah Terbentuk di Samudera Pasifik, Ilmuan Prediksi Capai Katagori "Super"

Para ilmuwan memperingatkan bahwa tahun 2027 sangat mungkin menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat di dunia, melampaui rekor tahun 2024.

0
Ilustrasi - Kebakaran Hutan akibat fenomena El Nino (Bloomberg)

El Nino mencapai status "super" ketika suhu permukaan laut di zona pemantauan Pasifik naik lebih dari 2 derajat Celcius di atas rata-rata jangka panjang.

Profesor Ilmu Atmosfer dan Lingkungan dari University of Albany, Paul Roundy, mengatakan ada peningkatan tanda bahwa skala El Nino ini bisa sebanding dengan akhir abad ke-19.

Yang menjadi perhatian utama para ilmuwan, fenomena ini terjadi di planet yang sudah jauh lebih panas akibat perubahan iklim akibat ulah manusia . Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa dampak El Nino akan semakin parah.

"Kondisi El Nino akan menuangkan bahan bakar ke api dunia yang sedang menghangat. Dampaknya akan semakin keras, menjalar lebih jauh, dan melintasi batas dengan kecepatan yang menghancurkan," tegas Guterres.

Dampak El Nino yang kuat secara historis memicu cuaca panas dan kering di sebagian Amerika Selatan, Asia Tenggara, dan Australia, meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan.

El Nino juga dapat melemahkan musim hujan di India dan membawa kondisi lebih kering di sebagian wilayah Afrika.

Di Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah memprediksi bahwa El Nino berpotensi berkembang mulai pertengahan 2026 dengan peluang intensitas moderat mencapai 98 persen dan peluang kategori kuat sebesar 62 persen.

BMKG juga memprakirakan puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus 2026 di 369 zona musim atau mencakup 48,84 persen luas daratan Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here