Kristal asam urat memicu respons inflamasi yang sangat kuat. Sistem imun menganggap kristal tersebut sebagai benda asing dan mengaktifkan berbagai mediator peradangan. Akibatnya, sendi menjadi sangat nyeri bahkan ketika cuma tersentuh selimut atau seprai. Serangan bisa berlangsung selama beberapa hari hingga dua minggu sebelum mereda.
2. Jempol kaki bengkak, merah, dan terasa panas
Sekitar setengah dari serangan gout pertama terjadi pada sendi pangkal jempol kaki, kondisi yang dikenal sebagai podagra.
Alasannya, suhu di ujung tubuh cenderung lebih rendah dibanding bagian tubuh lain. Kristal asam urat lebih mudah terbentuk pada suhu yang lebih dingin, sehingga jempol kaki menjadi lokasi favorit pengendapan kristal.
Saat serangan terjadi, sendi tampak bengkak, kemerahan, mengilap, dan terasa hangat saat disentuh. Beberapa penderita bahkan kesulitan berjalan karena nyeri yang sangat intens.
Meski jempol kaki merupakan lokasi paling umum, tetapi serangan juga dapat terjadi pada pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan jari tangan.
3. Nyeri sendi yang datang dan pergi berulang kali
Pada tahap awal, serangan gout biasanya bersifat episodik. Seseorang mungkin mengalami nyeri hebat selama beberapa hari, kemudian gejala menghilang sepenuhnya selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Akhirnya, kondisi ini sering dikira sembuh sendiri, padahal kristal asam urat tetap berada di dalam tubuh dan perlahan terus bertambah.