Meskipun gencatan senjata berlaku sejak 17 April dan kemudian diperpanjang hingga pertengahan Mei, militer Israel masih terus melancarkan serangan harian di Lebanon dan terlibat baku tembak dengan Hizbullah.
Serangan Israel di Lebanon sejak 2 Maret, tidak lama setelah perang Iran dimulai pada akhir Februari. Serangan tersebut telah menewaskan 2.846 orang, melukai 8.693 lainnya, dan menyebabkan lebih dari sejuta orang mengungsi.
Israel juga mempertahankan apa yang disebut sebagai “zona penyangga” di wilayah Lebanon.
Sementara itu, Amerika Serikat dijadwalkan menjadi tuan rumah pembicaraan damai antara kedua negara pada 14-15 Mei di Washington, DC.
Sumber: Anadolu