Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Kementerian Agama maupun Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menyarankan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk menjadi wakil Presiden Prabowo Subianto pada periode kedua pemerintahan.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa foto Menteri Agama dalam unggahan tersebut identik dengan dokumentasi Antara mengenai pernyataan Nasaruddin Umar yang menegaskan bahwa pesantren harus menjadi ruang yang aman bagi anak.
Dalam konteks aslinya, Menag tidak membahas pencalonan Teddy Indra Wijaya sebagai wakil presiden maupun isu politik terkait Pemilu 2029.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Kementerian Agama menyarankan Seskab Teddy Indra Wijaya menjadi wakil Presiden Prabowo pada periode kedua merupakan informasi yang tidak berdasar atau hoaks.