Sebaliknya, kegiatan itu dirancang untuk mengajak masyarakat membangun keseimbangan antara aktivitas di ruang digital dan ruang fisik, terutama untuk anak-anak.
"Kita ingin memberitahukan kepada publik bahwa ruang digital itu bagus, kita harus tetap memiliki pengawasan dari orang tua, namun kita juga tetap membutuhkan koneksi di ruang publik dan ruang fisik," ujarnya.
Ke depan, Kemkomdigi membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah lain untuk menggelar program serupa.
"Hari ini merupakan yang pertama dan berlangsung selama dua hari. Selebihnya kita masih meraba pemprov ataupun pemda mana yang memang ingin berkolaborasi," kata Alfreno.