Beranda Ekonomi Pakar Australia Sebut Perkembangan Ekonomi China "Sangat Positif" pada H1 2026

Pakar Australia Sebut Perkembangan Ekonomi China "Sangat Positif" pada H1 2026

Pengunjung mempelajari sebuah robot anjing di sebuah pameran pengalaman ekonomi digital di area komersial Longfusi di Distrik Dongcheng, Beijing, ibu kota China, pada 2 Juli 2026. (Carapandang/Xinhua/Ju Huanzong)

0
Xinhua

   Dari total tersebut, ekspor naik 13,4 persen (yoy) menjadi 14,73 triliun yuan, mempertahankan pertumbuhan selama 11 kuartal beruntun, sementara impor meningkat 22,1 persen menjadi 10,74 triliun yuan, atau 8,7 poin persentase lebih tinggi dibandingkan tingkat pertumbuhan ekspor, memfasilitasi perkembangan perdagangan yang lebih seimbang.

   Hendrischke mengatakan bahwa ekspor China telah tumbuh khususnya di bidang-bidang yang memiliki prospek solid, termasuk teknologi tinggi, manufaktur canggih, industri terkait kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan energi hijau.

   "Jadi, fakta bahwa China telah mampu memasuki pasar-pasar tersebut (dan) memimpin di pasar-pasar itu, penting bagi peran masa depannya," ujarnya.

   Hendrischke meyakini bahwa China menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi global berkat kinerja ekonominya yang solid dan rantai pasokan yang stabil, sekaligus berkembang menjadi mitra andal dalam hal teknologi maupun perdagangan.

   "Untuk pertumbuhan teknis di masa depan, misalnya, peran China dalam energi terbarukan merupakan sesuatu yang akan menjadi sangat penting bagi perekonomian global," katanya.

   Hendrischke juga mengatakan bahwa, di luar bidang teknologi dan perdagangan yang lebih terlihat, China memainkan peran yang semakin penting dalam pembiayaan internasional dan pengembangan kelembagaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here